Panduan Menyiapkan Format File DXF dan CDR untuk Jasa Laser Cutting

Mengapa Format Vektor Sangat Krusial untuk Mesin CNC & Fiber Laser?
Di workshop cutting plat Sriwijaya Grafika, mesin CNC Fiber Laser dan CNC Router membaca perintah gerak menggunakan perangkat lunak CAM (Computer-Aided Manufacturing). Software ini mengonversi garis vektor menjadi koordinat lintasan (toolpath) dengan toleransi ketelitian hingga 0.1 milimeter.
Jika file yang diberikan sudah sesuai standar, operator kami dapat langsung melakukan nesting (penataan bidang potong) dan memulai proses pemotongan dalam hitungan menit tanpa penundaan.
3 Format File Utama yang Diterima di Workshop Kami
- AutoCAD Drawing Exchange Format (.DXF): Format paling universal dan paling direkomendasikan untuk seluruh mesin cutting industri di dunia. Gunakan versi format DXF R14 atau AutoCAD 2004.
- CorelDRAW (.CDR): Format terpopuler bagi praktisi advertising dan bengkel las di Sumatera Selatan. Simpan file dalam versi CorelDRAW X7 ke bawah dan pastikan seluruh garis di-outline.
- Adobe Illustrator (.AI) & Encapsulated PostScript (.EPS): Sangat cocok untuk logo korporat, huruf timbul, dan ornamen kurva seni tinggi.
4 Checklist Wajib Sebelum Mengirim File ke WhatsApp Kami
Sebelum mengirimkan file ke admin kami di 0852-1511-1125, periksa 4 poin berikut:
- Skala Wajib 1:1 (Satuan Milimeter): Pastikan ukuran gambar kerja di software sama persis dengan ukuran fisik plat yang Anda inginkan di lapangan. Jangan gunakan skala perbandingan (misal 1:10) tanpa catatan tertulis.
- Convert to Curves (Ctrl + Q): Jangan biarkan teks dalam format font aktif, karena font khusus yang belum terpasang di komputer kami akan ter-replace oleh font default sistem.
- Garis Tertutup (Closed Polygons): Pastikan garis motif pagar atau ornamen tidak memiliki titik simpul (node) yang terbuka agar kepala laser dapat memotong kontur dengan sempurna.
- Hapus Garis Ganda (Remove Overlapping Lines): Garis potong ganda pada batas panel akan membuat laser membakar area yang sama dua kali, yang dapat merusak kualitas permukaan plat.
Jika Anda juga berencana membuat papan nama toko atau huruf timbul dari hasil potong tersebut, Anda dapat menyimak panduan produk di halaman layanan huruf timbul.
Menyiapkan file DXF atau CDR yang clean (garis tertutup, tanpa double line, skala 1:1) adalah kunci utama mendapatkan hasil potong plat yang presisi dan murah. Jika Anda ragu dengan kualitas file Anda, silakan kirimkan ke tim desainer Sriwijaya Grafika melalui WhatsApp 0852-1511-1125 untuk pengecekan file gratis.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q1:Mengapa file gambar JPG atau PNG tidak bisa langsung dipotong mesin laser?
Mesin CNC laser bergerak berdasarkan koordinat garis vektor (G-code / vector path), bukan susunan titik piksel warna seperti printer kertas. File raster (JPG/PNG) harus dikonversi menjadi garis vektor digital terlebih dahulu agar kepala laser tahu kapan harus menyala, bergerak, dan berhenti.
Q2:Versi CorelDRAW berapa yang kompatibel di workshop Sriwijaya Grafika?
Kami menyarankan menyimpan file dalam format CorelDRAW versi X7 (v17) ke bawah atau langsung mengekspornya ke format AutoCAD DXF (R14 / 2004) agar tidak terjadi benturan font atau efek yang tidak terbaca.
Q3:Apa yang dimaksud dengan isu 'Double Line' (garis tumpuk) pada file desain?
Double line terjadi saat dua garis berada tepat di koordinat yang sama. Akibatnya, kepala laser akan memotong area tersebut dua kali, menyebabkan plat terbakar berlebih, buang waktu, dan menaikkan biaya potong.
Q4:Apakah teks atau tulisan harus di-convert to curves?
Wajib. Seluruh teks dalam file CorelDRAW atau AI harus di-Convert to Curves (Ctrl+Q) agar bentuk font tidak berubah atau hilang saat dibuka di komputer operator mesin kami.